Selamat Datang

Pengajaran Berbasis eLearning

Diposting oleh ISKANDAR Z 16 Oktober 2008

e-Learning: Belajar Kapan Saja, Dimana Saja
Oleh: Harry B. Santoso

Dulu mungkin kita berpikir bahwa kegiatan belajar mengajar harus dalam ruang kelas. Dengan kondisi dimana guru atau dosen mengajar di depan kelas sambil sesekali menulis materi pelajaran di papan tulis. Beberapa puluh tahun yang lalu pun juga telah dikenal pendidikan jarak jauh. Walaupun dengan mekanisme yang boleh dibilang cukup ‘sederhana’ untuk ukuran sekarang, tetapi saat itu metode tersebut sudah dapat membantu orang-orang yang butuh belajar atau mengenyam pendidikan tanpa terhalang kendala geografis. Memang kita akui, sejak ditemukannya teknologi Internet, hampir ‘segalanya’ menjadi mungkin. Kini kita dapat belajar tak hanya anywhere, tetapi sekaligus anytime dengan fasilitas sistem e-Learning yang ada.
Dulu mungkin kita berpikir bahwa kegiatan belajar mengajar harus dalam ruang kelas. Dengan kondisi dimana guru atau dosen mengajar di depan kelas sambil sesekali menulis materi pelajaran di papan tulis. Beberapa puluh tahun yang lalu pun juga telah dikenal pendidikan jarak jauh. Walaupun dengan mekanisme yang boleh dibilang cukup ‘sederhana’ untuk ukuran sekarang, tetapi saat itu metode tersebut sudah dapat membantu orang-orang yang butuh belajar atau mengenyam pendidikan tanpa terhalang kendala geografis. Memang kita akui, sejak ditemukannya teknologi Internet, hampir ‘segalanya’ menjadi mungkin. Kini kita dapat belajar tak hanya anywhere, tetapi sekaligus anytime dengan fasilitas sistem e-Learning yang ada.
Untuk melihat dukungan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) terhadap kegiatan pembelajaran secara umum, terdapat beberapa istilah yang mirip, seperti: Distance Education, Distance Learning, Computer Mediated Learning, Computer Aided Instruction, dsb. Sehingga tak jarang terjadi tumpang tindih dalam penggunaan istilah tersebut. Tulisan ini sengaja menggunakan istilah e-Learning karena cakupan pengertian yang lebih umum digunakan dan juga menekankan aspek penggunaan TIK dalam memfasilitasi kegiatan pembelajaran kapan saja, dimana saja.
1
Berikut adalah pengertian dari beberapa istilah tersebut:
1. Distance Learning, yaitu instructional delivery yang tidak mengharuskan siswa untuk hadir secara fisik pada tempat yang sama dengan pengajar (Ornager, UNESCO, 2003).
2. Distance Education, yaitu model pembelajaran dimana siswa berada di rumah atau kantor mereka dan berkomunikasi dengan dosen maupun dengan sesama mahasiswa melalui e-mail, forum diskusi elektronik, videoconference, serta bentuk komunikasi lain yang berbasis komputer (Webopedia, 2003).
3. E-Learning, yaitu proses belajar yang difasilitasi dan didukung melalui pemanfaatan TIK (Martin Jenkins and Janet Hanson, Generic Center, 2003).
Dari segi infrastruktur, bila yang kita butuhkan dari sistem e-Learning adalah sebatas aplikasi tutorial yang cukup kita install per PC, kita hanya perlu komputer yang stand alone. Sebaliknya bila sistem yang kita inginkan benar-benar punya akses kapan saja- dimana saja, maka kita butuh infrastruktur Internet, baik wireless maupun tidak. Karakteristik sistem yang terakhir biasa disebut web-based e-Learning. Sedangkan dari segi perkembangan maupun penggunaan, memang kita kalah ‘cepat’ dengan apa yang telah dicapai di luar negeri. Hal tersebut tak dapat dipungkiri mengingat berbagai kendala yang kita hadapi di dalam negeri, salah satunya adalah masalah digital divide.
Karakteristik Sistem yang Dibutuhkan
Dari beberapa sistem e-Learning yang dikembangkan, secara umum kita dapat membagi berdasarkan sifat interaktivitasnya menjadi 2 (dua) kelompok:
Pertama, sistem yang bersifat statis. Pengguna sistem ini hanya dapat men-download bahan-bahan belajar yang diperlukan. Sedangkan dari sisi administrator, ia hanya dapat meng-upload file-file materi. Pada sistem ini memang suasana belajar yang sebenarnya tak dapat dihadirkan, misalnya jalinan komunikasi. Sistem ini cukup berguna bagi mereka yang mampu belajar otodidak dari sumber-sumber bacaan yang disediakan dalam sistem ini, baik yang berformat HTML, PowerPoint, PDF, maupun yang berupa video. Kalaupun digunakan, sistem ini berfungsi untuk menunjang aktivitas belajar-mengajar yang dilakukan secara tatap muka di kelas.
Kedua, sistem yang bersifat dinamis. Fasilitas yang ada pada sistem ini lebih bervariasi dari apa yang ditawarkan sistem pertama. Pada sistem kedua ini, fasilitas seperti forum diskusi, chat, e-mail, alat bantu evaluasi pembelajaran, manajemen pengguna, serta
2
manajemen materi elektronis sudah tersedia. Sehingga pengguna mampu belajar dalam lingkungan belajar yang tidak jauh berbeda dengan suasana kelas. Sistem kedua ini dapat digunakan untuk membantu proses transformasi paradigma pembelajaran dari teacher-centered menuju student-centered. Bukan lagi pengajar yang aktif memberikan materi atau meminta mahasiswa bertanya mengenai sesuatu yang belum dipahami, tetapi disini mahasiswa dilatih untuk belajar secara kritis dan aktif. Sistem e-Learning yang dikembangkan dapat menggunakan pendekatan metode belajar kolaboratif (collaborative learning) maupun belajar dari proses memecahkan problem yang disodorkan (problem-based learning).
Tentang kondisi pembelajaran dan fasilitas apa yang sesuai, dapat kita lihat pada tabel berikut ini (diadopsi dari Distance Learning and Sun Microsystems, 1999):
Same Time (Synchronous)
Different Time (Asynchronous)
Same Place
Classroom
Learning Center
Laboratory
Library
Different Place
Audioconferencing
Videoconferencing
Satellite delivery
Chat Room
Instrutor-led
(Synchronous Learning Systems)
Synchronous Streaming
WWW
Learning Management Systems
Video tape/audio tape
CD-ROM
Archived Streamed
Video
Email/Listserv
Kondisi Pertama, yaitu belajar di waktu dan tempat yang sama. Belajar model seperti ini tak lain adalah belajar di ruang kelas. 3
Kondisi Kedua, yaitu belajar di waktu yang berbeda, tetapi di tempat yang sama. Untuk belajar model seperti ini kita memerlukan Learning Center, Laboratory, serta Library.
Kondisi Ketiga, yaitu belajar di waktu yang sama, tetapi di tempat yang berbeda. Untuk belajar model seperti ini kita memerlukan Audioconferencing, Videoconferencing, Satellite delivery, Chat Room, Instrutor-led (Synchronous Learning Systems), Synchronous Streaming. Kondisi Keempat, yaitu belajar di waktu dan tempat yang berbeda. Untuk belajar model seperti ini, kita memerlukan infrastruktur Internet, Learning Management System (LMS), serta materi e-Learning yang pedagogical soundness.
Strategi Penyediaan Sistem e-Learning
Untuk menyediakan sistem e-Learning dalam suatu organisasi, katakanlah institusi pendidikan, terdapat beberapa pilihan yang dapat kita ambil :
1. Mengembangkan sendiri. Dengan menjatuhkan pilihan pada pilihan ini, artinya institusi perlu memiliki tim untuk pengembangan sistem. Disini benar-benar akan digunakan manajemen proyek dimana alokasi sumber daya manusia (mulai dari manajer proyek, system analyst, business analyst, system architect, system developer, tester, hingga documentator), alokasi biaya dan waktu diatur sedemikian rupa sehingga requirements dapat dicapai sesuai target. Pilihan metodologi pengembangan dan teknologi yang akan digunakan merupakan ‘hak prerogratif’ tim pengembang dengan memperhatikan pertimbangan-pertimbangan yang ada.
2. Membeli sistem yang sudah ada. Salah satu hal yang bisa digunakan untuk menebak mengapa suatu organisasi membeli aplikasi perangkat lunak atau perangkat keras adalah tersedianya anggaran yang dimiliki serta berbagai pertimbangan seperti kemudahan, khususnya pendeknya waktu implementasi serta layanan pascaimplementasi. Namun yang perlu diperhatikan dari pilihan ini adalah seringkali fasilitas yang ada terlalu kompleks dari apa sebenarnya yang dibutuhkan organisasi yang bersangkutan.
3. Menggunakan open source e-Learning system. Saat ini telah terdapat beberapa sistem e-Learning berbasis open source seperti Moodle, Claroline, dan yang lainnya. Jelas, bagi organisasi yang akan memanfaatkan software ini tidak perlu membayar. Lisensi yang digunakan biasanya adalah GPL atau GNU. Effort yang 4
perlu kita lakukan ketika memutuskan menggunakan sistem ini adalah, kita perlu mempelajari dokumentasi program, bahkan kalau perlu algoritma-algoritma yang digunakan. Tidak adanya layanan pascaimplementasi berarti menuntut penggunanya untuk terlibat aktif dalam milis-milis atau memperhatikan bug-bug yang mungkin ditemukan dibelakang hari.
4. Melakukan kustomisasi. Melakukan kustomisasi artinya memanfatkan kembali modul-modul yang tersedia, baik itu dikembangkan sendiri, dari software open source ataupun dengan cara membeli dengan tujuan untuk dapat dimodifikasi sesuai requirements yang dibutuhkan organisasi.
Sebagai penutup tulisan ini, para pengembang Internet entah mengira atau tidak, jelas hasil riset mereka telah berhasil mewarnai hampir segala macam aktivitas orang di era ini. Mulai remote working, akses informasi segala macam di dunia maya melalui search engine, chatting yang membuat sebagian orang keranjingan, hingga sistem e-Learning yang mampu ‘memanjakan’ orang yang ingin belajar setiap saat dan di segala tempat. Tentunya dengan dua syarat, ada kemauan untuk belajar dan akses Internet. Selamat belajar di era baru!

Sumber gambar: www.open.ac.uk/elearning/pics/i9753.jpg

2 komentar

  1. e-learning..., saya kira sangat bermanfaat bagi pembelajar yang sudah bisa memanfaatkan itu, tetapi apakah kita sudah mampu untuk menyelenggarakanya secara utuh? mengingat pembelajaran online tidak hanya akan hidup atau eksis dengan fasilitas yang lengkap, namun juga dibutuhkanya pembelajar yang telaten dan ulet untuk mau belajar secara rutin sedangkan dilain pihak tidak adanya pengawasan secara langsung.

     
  2. tidak masalah dengan kondisi si pembelajar yang telaten atau tidak, yang bisa dilakukan sekarang ya laksanakan, yang jelas kita mencoba sosialisasikan/memasyarakatkan/membiasakan dan memanfaatkan teknologi untuk pembelajaran, maaf sobat....yang penting sekarang kita coba dari pribadi kita kemudian kita tularkan kelainnya atau bisa kita bantu web blog ini dengan isi yang semakin manfaat....

     

Posting Komentar

Belajarlah berkomentar, karena ia berguna bagi yang mau melihat dan mendengar!

Side Menu




PROGRAM MAGISTER (S2)

Pendaftaran Online, klik disini !

Komentar





Avira Ansav PCMAV Smadav AVG Toko DVD Online Islami
e-BOOK
DVD Digital Huda : Dapatkan puluhan gigabyte artikel, ebook, software, MP3, dan video Islami dalam bentuk DVD, dikirim ke rumah Anda

An-Najiyah Lite : Koleksi ribuan 4.000+ artikel Islami. Sangat penting dan sangat diperlukan untuk dimiliki setiap muslim,…

Mengenal Manhaj Salaf (Hot!) : Koleksi artikel tentang “aliran salafi” (Ahlus Sunnah Wal Jama’ah), dilengkapi dengan Fatwa MUI tentang salafi,…

Kristologi by Ahmed Deedat (Vol. 1) : Berbagai kumpulan materi diskusi agama Islam-Kristen (Kristologi) buah karya dari Syaikh Ahmed Deedat. Sangat penting untuk dimiliki, dipelajari, dan juga direnungkan,…

Kristologi by Ahmed Deedat (Vol. 2) : Koleksi tambahan diskusi Islam-Kristen (Kristologi) buah karya Syaikh Ahmed Deedat,…

Fiqih & Fatwa : Koleksi 1.536 artikel tanya-jawab seputar hukum Islam (fiqih) dan ketetapan para ulama (fatwa) tentang berbagai hal,…

Hishnul Muslim : Ebook berisi ratusan doa dan wirid (dzikir rutin) yang berdasarkan dari Al-Qur’an dan As-Sunnah (Hadits) yang shahih,…

Kunci-Kunci Rezeki : Sebuah ebook informatif dan penting, yang membahas kunci-kunci rezeki menurut Al-Qur’an dan As-Sunnah,…

Belajar Bahasa Arab Dasar : Pelajaran bahasa Arab dasar, untuk membantu Anda lebih mengenal dan lebih mengerti bahasa Al-Qur’an,…

Bahaya Bid’ah : Mengenal apa itu bid’ah, bahaya bid’ah, dan cara menghindari bid’ah dalam kehidupan sehari-hari,…

Bahaya Islam Liberal : Sebuah kajian tentang bahaya ajaran sekularisme, pluralisme dan liberalisme yang dibawa oleh kelompok Islam liberal,…

Bahaya S-S-S (Syirik, Syi’ah, Sufisme) : Menyingkap hakikat dari bahaya yang dibawa ajaran Syirik, Syi’ah dan Sufisme kepada Agama Islam,…


SOFTWARE
DVD Digital Huda : Dapatkan puluhan gigabyte artikel, ebook, software, MP3, dan video Islami dalam bentuk DVD, dikirim ke rumah Anda

Salafi DB 4.0 : SalafiDB adalah perangkat lunak (software) yang berisikan Al-Qur’an Digital, koleksi ribuan Hadits dan ribuan artikel Islami.

Dengan dilengkapi fasilitas telusur (search) dan jelajah (browse) seluruh dokumen, SalafiDB insyaaAllah akan membantu anda dalam memahami Al-Qur’an dan Assunnah…

Koleksi 344 Font Arab : Koleksi 344 font arab yang bisa Anda install di komputer Anda untuk menulis dan membaca file-file dalam text arab,…

Quran and Tajwid in 7 : Kumpulan 7 software dan ebook tentang Quran dan tajwid (cara membaca quran) yang benar. Silakan dimanfaatkan, dan disebarluaskan …

HaditsWeb 3.0 : Software Al-Qur’an Digital, ringkasan Shahih Bukhari, kumpulan hadits Riwayat Muslim, ringkasan Syarah Arba’in An-Nawawi, tarjim Bulughul Maram min Adillatil Ahkam, dan juga biografi para ulama hadits, …

Software Kamus Bahasa Arab : Software Kamus Bahasa Arab Al-Mufid dan Al-wafi. Penting bagi yang membutuhkan alat penerjemahan,…

Hitung Zakat : Panduan penghitungan zakat, dan juga software penghitung zakat untuk keperluan sehari-hari Anda,…

Adzan Pack : Koleksi software pengingat shalat untuk PC/Laptop (Shollu) dan mobile phone (AdzanTimes). Untuk mobile phone, tersedia versi Symbian/Java, Windows Mobile, Blackberry, ...

Shalat Pack: Kompilasi video dan software peragaan cara shalat yang benar, sesuai tuntunan AL-Qur’an dan As-Sunnah,…

Mobile Pack : Kumpulan berbagai software Islami (program Quran, hadits, adzan, doa, asmaul husna, dst) untuk handphone & blackberry,…

Pesan Singkat


Tiket Pesawat Murah

Jual Tiket Pesawat Murah. Cari, booking, issued dan cetak tiket sendiri. hanya di WWW.SS-4GENCY.COM